Menjaga Performa Alat Ukur di Laboratorium

AlatUkur_01Peralatan laboratorium baik yang berupa alat ukur maupun alat pendukungnya harus dijaga supaya memberikan hasil performa yang akurat. Banyak faktor yang berpengaruh terhadap hal tersebut. Berikut ini akan kami sampaikan beberapa hal yang bisa memperngaruhi performa peralatan di Laboratorium Anda. Di samping itu faktor-faktor berikut ini juga merupakan tindakan preventive agar alat yang kita miliki dapat awet atau bekerja secara optimum sesuai dengan rancangan dari pabrikannya. Adapun faktor-faktor yang berpengaruh tersebut antara lain sbb. :

  1. Kondisi Ruangan,  di mana alat kita tempatkan sangat berpengaruh terhadap performa alat yang bersangkutan, karena di sinilah alat ini akan berada untuk waktu yang cukup lama. Adapun kondisi ruangan tersebut meliputi beberapa faktor sbb. :
    1. Temperature
    2. Kelembaban
    3. Sirkulasi Udara
    4. Kebersihan
  2. Persyaratan Instalasi, agar alat yang kita pasang berfungsi dengan benar maka beberapa persyaratan instalasi yang sudah ditetapkan oleh pabrik harus kita penuhi. Beberapa persyaratan tersebut tergantung jenis alat yang kita pasang. Berikut ini beberapa persyaratan umum saja yang akan kami tuliskan, al. :
    1. Jarak minimum dengan dinding sekitar
    2. Hindari getaran
    3. Hindari sinar matahari langsung
    4. Tempatkan pada posisi yang terhindar dari lalu lintas orang / operator
  3. Kelistrikan. Apabila alat yang kita miliki menggunakan catu daya listrik dari instalasi PLN, maka harap diperhatikan hal-hal sbb. :
    1. Kestabilan tegangan, gunakan Voltage regulator untuk peralatan yang sensitif terhadap perubahan tegangan, atau
    2. UPS (Uninterruptable Power Supply) untuk peralatan yang sangat kritis, sehingga alat tersebut tetap bertahan hidup meskipun listrik dari jaringan PLN terputus.
    3. Kecukupan daya, hal ini akan menjamin listrik dari jaringan PLN tidak terlalu sering mati karena putusnya jaringan dari MCB (Main Circuit Board)
  4. Air, beberapa peralatan yang menggunakan air dalam pengoperasiannya harus memenuhi persyaratan minimum yang ditetapkan oleh pabrik alat tersebut. Adapun kondisi umum air meliputi beberapa hal sbb. :
    1. Tingkat keasaman / pH
    2. Kandungan Garam
    3. Kandungan padatan / endapan
  5. Perawatan Rutin, meliputi :
    1. Kebersihan alat, agar alat terjaga kondisinya sebaiknya dibersihkan secara rutin.
    2. Kalibrasi, hal ini berlaku untuk alat ukur agar kita dapat mengetahui tingkat keakuratan alat ukur yang kita miliki. Kalibrasi merupakan proses pembandingan pembacaan alat ukur terhadap Standard yang memiliki tingkat kesalahan yang telah diketahui dan tertelusur ke standard yang lebih tinggi.
    3. Adjustment, berbeda dengan Kalibrasi proses adjustment adalah proses perbaikan alat ukur agar memiliki pembacaan yang lebih baik. Proses adjustment merupakan proses koreksi alat tersebut agar memiliki kesalahan pembacaan yang lebih baik.

Demikian beberapa hal yang perlu diperhatikan agar peralatan yang ada di Laboratorium kita awet dan memiliki performa yang maksimal. Salam sukses !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s