Dasar-dasar Viskometri

Viscometry atau ilmu yang mempelajari tentang viskositas atau kekentalan zat cair memandang cairan sebagai suatu lapisan-lapisan (layers) yang saling menumpuk. Pada saat lapisan atas digerakkan maka antar permukaan ini saling bergesekan. Hal inilah yang diukur sebagai viskositas atau kekentalan. Gaya yang menggerakkan cairan ini disebut Tangential Stress atau Shearing Stress (τ). Sedangkan gradient kecepatan gerak antar lapisan disebut Shearing Rate (D). Viskositas didapatkan dari rumus sbb. :  η = τ/D

Satuan yang sering digunakan untuk Viskositas adalah : cP (centi Poise), mPa.S (mili Pascal second). Selain satuan Viskositas di atas juga terdapat apa yang disebut Viskositas Kinetik (Kinetic Viscosity). Dimana Kinetic Viscosity adalah hasil bagi Viskositas (η) dengan massa jenis (ρ) cairan yang bersangkutan.

Pembagian Cairan berdasarkan sifat Viskositasnya dapat dikelompokkan ke dalam 2 golongan yaitu : Newtonian dan Non Newtonian. Adapun cairan Non Newtonian sendiri masih dibagi menjadi beberapa jenis yaitu : Dilatant, Pseudo Plastic, Plastic dan Thixotropy. Model-model cairan di atas dapat digambarkan secara grafik Viskositas vs Shear Stress dan Shear Rate vs Shear Stress seperti di bawah ini.

Newtonian Fluid

Dilatant

Pseudoplastic

Plastic

Thixotropic

Dari grafik diatas terlihat bahwa untuk cairan Newtonian akan dihasilkan pembacaan Viskositas yang sama untuk Shear Rate yang berbeda-beda, sedangkan untuk cairan-cairan golongan Non Newtonian pembacaann Viskositas berbeda-beda dengan perubahan Shear Rate.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s