Centrifuge adalah alat yang sering dipergunakan untuk memisahkan suatu larutan berdasarkan berat jenis (BJ) masing-masing bahan terlarut. Cara kerja dari centrifuge adalah memanfaatkan gaya centrifugal yang ditimbulkan oleh adanya putaran rotor. Dengan adanya gaya centrifugal ini berat benda akan menjadi beberapa kali lipat bahkan ribuan kali lipat tergantung dari kecepatan putar dan jari-jari rotor. Dengan demikian bahan-bahan terlarut yang memiliki BJ yang berbeda-beda tersebut akan dengan cepat mengendap dan berlapir sesuai dengan BJ masing-masing bahan.
Performa dari centrifuge sering kali digambarkan oleh kecepatan maksimum rotornya. Namun sebenarnya kecepatan rotor hanya memberikan perkiraan gaya yang menyebabkan campuran menjadi terpisah. Gaya inilah yang disebut Relative Centrifugal Force (RCF). Sebenarnya nilai ini adalah merupakan bilangan faktor kali gravitasi (g). Artinya jika dalam kondisi gravitasi normal benda memiliki berat 1 Newton, maka jika dimasukkan ke dalam centrifuge dengan RCF 100 berat benda menjadi 100 N.
Adapun formula untuk menghitung RCF adalah sbb. :
RCF = (n/1000)2 x r x 11.18
Dimana :
n = revolution per minute (RPM)
r = jari-jari rotor (cm)
Terlihat dari formula diatas jika kecepatan rotor dinaikkan 2 kali lipat, RCF akan naik menjadi 4 kali lipat. Selain itu nilai RCF juga diperngaruhi oleh r (jari-jari) rotor yang kita gunakan. Dengan memakai rotor dengan jari-jari berbeda akan kita dapatkan RCF yang berbeda pula, meskipun dengan kecepatan putar (RPM) yang sama. Dengan demikian kita hanya bisa membandingkan performa dari centrifuge dari seberapa besar ia mampu memberikan maksimum RCF bukan berdasarkan maksimum RPM.
Semoga bermanfaat.
Tinggalkan sebuah Komentar
Belum ada komentar.
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

