Akurasi dari Viscometer Brookfield diverifikasi dengan menggunakan cairan standard yang disediakan oleh Brookfield Engineering Labs. Cairan Standard ini merupakan cairan Newtonian sehingga memiliki nilai viskosiats yang sama
dengan pemakaian sembarang spindle, RPM maupun shear rate. Cairan standard yang tersedia telah dikalibrasi pada suhu 25 oC.
Persyaratan Umum :
Ukuran wadah : Untuk Viscosity Standard < 30.000 cP, gunakanlah Beaker Low Form 600 ml. Untuk Viscosity Standard > 30.000 cP gunakan wadah cairan sbb. : Dia. Dalam : 8.25 cm, Tinggi : 12.1 cm. Catatan : Wadah boleh lebih besar tetapi tidak boleh lebih kecil.
Suhu : Seperti tercantum pada label standard ± 0.1 oC.
Kondisi : Viscometer dengan Model : “LV” atau “RV” harus menggunakan Guarg Leg.
Brookfield merekomendasikan untuk mengganti cairan Standard setelah 1 (satu) tahun sejak pemakaian.
Prosedur kalibrasi untuk Spindle LV(#1-4), RV, HA, HB (#1-7).
- Letakkan cairan standard (dalam wadah yang sesuai) ke dalam Water Bath.
- Atur Viscometer pada posisi pengukuran (gunakan Guard Leg untuk Model LV dan RV).
- Pasangkan spindle pada Viscometer. Hindari terjebaknya gelembung udara dibawah spindle.
- Cairan standard bersama spindle harus dicelupkan ke dalam water bath selama minium 1 (satu) jam. Cairan diaduk sebelum pengukuran.
- Setelah 1 jam, periksa suhu cairan standard dengan themometer yang akurat.
- Jika suhu cairan telah mencapai suhu pengujian (± 0.1 oC) lakukan pengukuan viskositas dan catat hasil pembacaan viscometer. Catatan : spindle harus berputar sedikitnya 5 (lima) kali putaran sebelum dilakkan pembacaan.
- Pembacaan nilai viskositas harus sama dengan nilai cP yang tertera pada cairan standard dengan toleransi kombinasi akurasi Viscometer dan Cairan Standard. (Lihat : Interpretasi Hasil Test Kalibrasi)
Prosedur Kalibrasi untuk Small Sample Adapter
Jika Small Sample Adapter digunakan, water jacket dihubungkan dengan water bath dan akir dikonsisikan pada suhu yang sesuai.
- Letakkan sejumlah sample sesuai petunjuk ke dalam sample chamber. Jumlah sample berbeda-beda untuk spnle yang berbeda. (Sesuaikan dengan Instruction Manual dari Small Sample Adapter).
- Letakkan sample chamber ke dalam water jacket.
- Pasangkan spindle
- Biarkan selama 30 menit agar cairan standard mencapai suhu test.
- Lakukan pengukuran dan catat hasilnya. Spindle harus berputar minimum 5 kali sebelum dilakukan pembacaan.
Prosedur Kalibrasi untuk Thermosel System
Ada 2 step yang direkomendasikan untuk mengkalibrasi Thermosel.
A. Kalibrasi Viscometer tersendiri dengan Spindle Standard (Lihat : Prosedur kalibrasi untuk Spindle LV(#1-4), RV, HA, HB (#1-7)).
B. Kalibrasi Viscometer dengan Thermosel sesuai dengan prosedur berikut ini :
a. Letakkan sejumlah cairan HT (High Temperature) viscosity standard ke dalam HT-2 sample chamber. Jumlah sample berbeda-beda untuk tiap spindle. (Lihat : Instruksi Manual Thermosel ).
b. Letakkan sample chamber ke dalam Thermo Container.
- Pasangkan spindle
- Biarkan selama 30 menit agar suhu setting tercapai
- Lihat dan catat hasil pengukuran. Catatan : Spindle harus berputar setidaknya 5 putaran sebelum dilakukan pembacaan.
Prosedur Kalibrasi untuk UL atau DIN UL Adapter
- Letakkan sejumlah cairan viscosity standard ke dalam UL Tube. Lihat : Instruction Manual UL Adapter.
- Pasangkan spindle pada viscometer
- Pasangkan Tube / Wadah Sample
- Celupkan Tube ke dalam Water Bath. Jika menggunakan ULA-40Y water jacket, hubungkan saluran inlet / outlet ke external circulating pump.
- Biarkan selama 30 menit agar tercapai suhu setting
- Lakukan pengukuran viscosity dan catat hasilnya. Spindle harus berputar minimal 5 puataran sebelum dilakukan pembacaan hasilnya.
Prosedur Kalibrasi untuk Helipath Stand dan Spindle T-Bar
Kalibrasi Helipath Stand dan Spindle T-Bar dapat dilakuan dengan menggunakan Spinlde standard yang ada (Lihat : Prosedur kalibrasi untuk Spindle LV(#1-4), RV, HA, HB (#1-7)). Spindle T-Bar tidak boleh digunakan untuk verifikasi kalibrasi.
Prosedur Kalibrasi untuk Spiral Adapter
- Letakkan viscosity standard yang ada di Beaker ke dalam water bath.
- Pasangkan spindle pada viscometer. Pasangkan chamber (SA-1Y)
- Atur viscometer pada posisi pengukuran. Operasikan viscometer pada 50 atau 60 RPM sampai chamber benar-benar meluap.
- Cairan viscosity standard bersama dengan spindle harus dibenamkan ke dalam water bath selama minimum 1 jam dan diaduk secara teratur sebelum dilakukan pengukuran.
- Setelah 1 jam, cek suhu cairan dengan menggunakan thermometer yang akurat
- Jika cairan sudah mencapai suhu setting ± 0.1 oC, ukur kekentalan cairan. Catatan : Spindle harus berputar minimal 5 kali putaran sebelum pengukuran dilakukan.
- Hasil pengukuran harus sama dengan nilai standard dengan toleransi gabungan akurasi dari viscometer dan cairan standard. ( Lihat : Interpretasi Hasil Test Kalibrasi).
Prosedur Kalibrasi untuk Cone/Plate Viscometer
- Atur jarak antara cone spindle dengan plate sesuai dengan Instruction Manual
- Pilih viscsity standard yang akan memberikan nilai pembacaan antara 10% hingga 100% dari Full Scale Range (FSR). Sebaiknya pilih standard dengan nilai mendekati 100% FSR.
- Masukkan sample ke dalam cup dan biarkan selama 15 menit untuk mencapai suhu setting.
- Lakukan pengukuran dan catat hasilnya baik % Torque dan cP. Catatan :
- Spindle harus berputar minimum 5 putaran sebelum pengukuran diambil.
- Penggunaan standard pada rentang 5 cP s.d 5.000 cP dianjurkan untuk instrument cone/plate. Jangan gunakan viscsity standard diatas 5.000 cP.
Interpretasi Hasil Test Kalibrasi
Pada saat melakukan verifikasi kalibrasi Viscometer Model Spindle Brookfield, faktor kesalahan (toleransi) dari alat dan cairan standard harus digabungkan untuk menghitung total toleransi yang diijinkan. Toleransi dari viscometer Brookfield adalah 1% dari Full Scale Range (FSR). FSR adalah nilai maksium yang mampu diukur oleh alat dengan kombinasi setting Spindle dan Kecepatan putar spindle yang kita tetapkan. Sedangkan toleransi dari cairan standard adalah 1% dari nilai viscosity cairan yang bersangkutan.
Contoh perhitungan :
- FSR alat ukur 50.000 cP
- Cairan Standard 12.000 dengan nilai actual 12.257 pada suhu 25 oC.
- Toleransi alat adalah : 1% x 50.000 = 500 cP
- Toleransi cairan standard : 1% x 12.257 = 122.57 cP
- Total Toleransi : ± ( 500 + 122.57) = ± 622.57 cP
- Sehingga pembacaan yang diijinkan dengan FSR dan standard di atas adalah :
Toleransi yang dapat diterima = ( 12.257 ± 622.57 ) cP.
Sejauh pembacaan alat masih dalam rentang nilai tersebut, maka viscometer masih berfungsi dengan baik.
18 Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal



bagus sekali mas artikelnya
bermanfaat sekali
boleh berkunjung ke blog saya http://www.mjptraining.wordpress.com
untuk melihat jadwal pelatihan kalibrasi terbaru 2010
Thx.
halo bisa minta cp untuk trainer gak? thx
Sorry yang dimaksud cp apa nih ? Kalo viscosity standard untuk kalibrasi kami menjualnya. Tks atas kunjungannya..
Harga viscosity standard untuk kalibrasi berapa ya pak, dan untuk kalibrasi Viscometer Brookfield dari Brookfield Engineering Labs bisa dilakukan di lab kalibrasi mana ya pak? Trims
Kalo mau beli Viscostandar dimana dan harganya berapa ya?
Mohon dibalas..
izin kopas pak.tx. sekalian mo nanya, saya biasa pakai viscometer brookfields model rv,spindle nya menggunakan spindle adapter(pengait), pengait ini patah jadi saya kehilangan serial numbernya,sehingga terhambat u order
Quick connect coupling / pengait bisa diganti. Kalo nggak mau ganti, lepaskan saja optional tersebut dan langsung pasang di-coupling standard. Terima kasih atas kunjungannya.
[...] http://duniaanalitika.wordpress.com/2010/02/23/prosedur-kalibrasi-viscometer/ [...]
saya sangat tertarik dengan penentuan toleransi alat.
untuk alat2 yang lain misalnya timbangan, bagaimana cara menentukan toleransi alat tersebut untuk dibandingkan dengan nilai ketidakpastian kalibrasi?
mohon infonya.
Wah Anda bertanya pada orang yang salah, kalo dari identitas Mas Teguh sepertinya Anda lebih ahli dari saya dalam bidang ini. He…he…he…
kalo cara memilih spindel dan speed yang dipakai gimana ya??????tolong penjelasannya tx
Pemilihan Spindle dan RPM dengan cara Trial and error. Jika hasil pembacaan memiliki nilai Torque di atas 10%, maka hasilnya
dianggap valid.
sebenarnya seberapa pengaruh sih adanya gelembung udara untuk pengukuran viskositas?? apa ga boleh ada sama sekali gelembung udara?
Pengaruh gelembung udara tergantung dari jenis cairan. Untuk lebih jelasnya bisa dicoba-coba sendiri di laboratorium
Anda, apakah pengaruh air bubble masih dalam kategori tolerable atau tidak. Terima kasih.
Minta info alamat/no telp untuk servis alat viscosimeter brooffield ?
Untuk keperluan Service Brookfield silahkan hubungi : 0818-822488.
Artikel yang bagus Gan.
Sekalian mau tanya nih, saya masih awam dengan penggunaan Viscometer Brookfield ini. cara baca nilai viskositas yang benar nya gimana ya?
misal :
spindel 61 d rpm 30 = 130 cp full scale range nya 200 torque 65.5%
spindel 61 d rpm 12 = 160 cp full scale range nya 500 torque 32.2%
spindel 62 d rpm 60 = 114.5 cp full scale range nya 500 juga torque 22.9%
1. jadi nilai viscositas untuk fluida tersebut itu yang mana ya?
2. dasar nya dari mana? kalo misal nya nilai torque nya masih dlm range?
Terimakasih
Dari pertanyaan Mas Budiarto bisa saya jawab sbb. :
1. Semua nilai tersebut valid / benar.
Selama nilai Torque-nya diatas 10% maka pembacaan nilai dianggap valid.
Nilai viskositas dengan metode pengukuran spindle berputar tidak mutlak
karena tergantung Jenis spindle dan kecepatan putar-nya.
Di artikel saya sudah saya jelaskan ada 2 jenis cairan yaitu Newtonian dan Non Newtonian.
Laporan Nilai Viskositas harus disebutkan secara lengkap metode yang digunakan.
2. Nilai Viskositas akan bernilai absolut jika diketahui nilai Shear Rate dan Shear Stress secara pasti(Lihat Artikel).
Kedua nilai tersebut tergantung dari Bentuk geometri spindle dan wadahnya serta kecepatan putar spindle.
Terima kasih atas kunjungannya.