Tehnik Pengukuran Viskositas

Saat ini terdapat beberapa model pengukuran Viskositas dan secara garis besar dapat digolongkan sbb. :

  1. Falling ball viscometer, mendapatkan nilai viskositas dengan cara mengukur waktu yang dibutuhkan oleh suatu bola jatuh melalui sample pada jarak tertentu.
  2. Cup-type Viscometer, mendapatkan nilai viskositas dengan mengukur waktu yang diperlukan oleh suatu sample untuk mengalir pada suatu celah sempit (orifice).
  3. Vibro Viscometer, mendapatkan nilai viskositas dengan cara mengendalikan amplitudo sebuah pelat sensor yang dicelupkan ke dalam sample dan mengukur arus listrik yang diperlukan untuk menggerakkan sensor tersebut.
  4. Capillary Tube Viscometer, mendapatkan nilai viskositas dengan cara membiarkan sample mengalir di dalam sebuah pipa kapiler dan mengukur beda tekanan di kedua ujung kapiler tersebut.
  5. Rotational Viscometer, mendapatkan nilai viskositas dengan mengukur gaya puntir sebuah rotor silinder (spindle) yang dicelupkan ke dalam sample.

Dalam kesempatan ini akan kita pelajari dasar-dasar pengukuran viskositas dengan methode Rotational. Pada methode ini sebuah spindle dicelupkan ke dalam cairan yang akan diukur viskositasnya. Gaya gesek antara permukaan spindle dengan cairan akan menentukan tingkat viskositas cairan.

Seperti tampak pada gambar di atas, sebuah spindle dimasukkan ke dalam cairan dan diputar dengan kecepatan tertentu. Bentuk dari spindle dan kecepatan putarnya inilah yang menentukan Shear Rate, yang telah dijelaskan pada artikel sebelumnya. Sebagai contoh Viscometer yang menggunakan prinsip ini adalah : Viscometer Model : LVDV-II Pro salah satu viscometer keluaran dari Brookfield Engineering Laboratories, USA. Saat ini viscometer model rotational keluaran Brookfield ini paling banyak dipakai di pasaran.

Viscometer LVDV-II Pro (Brookfield)

Kita ketahui sebelumnya bahwa untuk cairan-cairan yang tergolong dalam kategori Non Newtonian hasil pembacaan Viskositas dipengaruhi oleh Shear Rate, dalam hal ini dinyatakan oleh bentuk geometri spindle serta kecepatan putarnya. Oleh karena itu untuk membuat sebuah report Viskositas dengan methode pengukuran Rotational harus dipenuhi beberapa hal sbb. :

  • Jenis Spindle
  • Kecepatan putar Spindle
  • Type Viscometer
  • Suhu sample
  • Shear Rate (bila diketahui)
  • Lama waktu pengukuran (bila jenis sample-nya Time Dependent)

Yang dimaksud dengan Time Dependent sample adalah jenis cairan yang nilai viskositasnya berubah seiring dengan lama waktu pengukuran.

About these ads

30 responses to “Tehnik Pengukuran Viskositas

  1. terima kasih atas info2nya, cuma saya ga ngerti arti shear rate itu apa?
    disini saya menggunakan viskometer brookfield yang dulu

  2. Bagaimana cara menentukan pemilihan nomor spindle dan speed (rpm) pada viscometer brookfield RVT jika:
    1. Tidak diketahui besarnya viscositas (cPs) sample yg akan diukur
    2. Diketahui viscositas sample yang akan diukur tetapi tidak ada data nomor spindle dan besarnya speed (rpm)

    thank’s b4

    • 1. Lakukan pengukuran trial dengan menggunakan spindle dan speed yang berbeda-beda sampai terbaca hasilnya. Hasil akan bervariasi (Lihat artikel Dasar-dasar Viskometri). Selama hasilnya diatas 10% Torque, maka dianggap syah.
      2. Agak susah, mesti trial and error sampai didapatkan hasil yang mendekati. Report viscosisty harus dilengkapi data pendukung a.l : Jenis viscometer, spinlde, speed, suku.

  3. Mas, saya mau tanya. pada saat pengukuran viskositas tersebut, guard leg nya dipasang atau dilepas ya? Di gambar saya lihat dipasang, tapi saya biasanya tidak memasang guard leg, apa itu berpengaruh terhadap hasil pengukuran?

    Lalu, saya menggunakan jenis NDJ-85 Digital Rotary Viscometer, dalam buku petunjuk ada yg menyatakan, jika sampel kekentalannya tinggi, maka digunakan spindel terkecil dengan rotor yg kecil juga, dan sebaliknya buat sampel yang tidak begitu kental. Apa itu benar? Soalnya saya sering mendapatkan nilai ? atau eror ketika pengukuran berlangsung. TErima kasih atas jawabannya.

    • 1. Guard leg berpengaruh terhadap hasil pengukuran terutama untuk viskositas rendah ( Pemakaian spindle 1 dan 2). Selain itu guard leg berfungsi untuk keamanan, mellindungi spindle.
      2. Untuk viscometer Brookfield, hasil dianggap valid / sah selama hasil pengukuran minimal 10% dari Torque / FSR (Full Scale Range). Kalau pengukuran error berarti nilai viskositas sample berada diatas FSR.

  4. Assalamualaikum Wr. Wb
    Pak, ditempat saya mempunyai viskometer brookfield model LVT,dan saya belum bisa mengoperasikannya. Untuk itu mohon sudilah kiranya bapak mengirimkan SOP /petunjuk operasional alat itu kepada kami, dan juga cara pengoperasionalnya.
    terimakasih pak.
    Wassalamuaaikum Wr. Wb

  5. Assalamualaikum Wr. Wb…
    maaf pak saya mau tanya.. bagaimana caranya menentukan spindel nomor berapa (no.1 sampai no. 7) yang akan digunakan dalam pengukuran viskositas tepung ubi jalar yang dibuat dalam suspensi 5% b/v.. terima kasih pak..
    Wassalamuaaikum Wr. Wb

  6. Assalamu’alaikum Wr, Wb
    mohon maaf saya mau bertanya tentang pengukuran viskositas putih telur dengan menggunakan viskometer brookfield. kebetulan lagi menyusun skripsi tentang mukolitik

    • Akan cukup panjang apabila saya jelaskan disini. Tapi apabila Mas Rofi sudah tahu prinsip pengukuran viskositas dengan Brookfield rotary spindle, maka prinsipnya sama saja. Mungkin hanya perlu pengkondisian suhu saja. semoga suskes dengan skripsinya..

  7. Mas, saya mau tanya nih. Di lab saya ada viskometer brookfield DV-E. Disertai dengan 4 buah spindle (LV). Alatnya baru datang mas, jadi belum ada yang berpengalaman.
    Sample yang akan saya nilai adalah sediaan kosmetik dalam bentuk krim. Di dalam buku panduan, diterangkan bahwa cream termasuk dalam medium viscosity dan untuk range medium viscosity, digunakan yang RVDV. Jadi mas, kalau saya pakai spindle yang tersedia (LV) itu bisa nggak ya mas??
    Trimakasih sebelumnya.

    • Dicoba saja dengan spindle yang ada. Saya nggak tahu persis dengan sample yang Anda miliki. Sejauh masih bisa terukur dengan spindle yang tersedia berarti type LV masih memadahi. Jangan lupa pengukuran viskositas dengan methode rotary spinlde sangat relatif. Jadi report harus dibuat lengkap dengan mencantumkan : Type alat, nomor spindle, speed RPM dan juga kondisi suhu sample. Untuk sample CREAM / non flowing material, akan lebih baik lagi jika menggunakan accessories HELIPATH STAND. Semoga sukses…!!!

      • trimakasih mas.
        kemudian, ada hal yang masih jadi pertanyaan mas.
        viskometer yang kami punya disertai dengan guard leg. Nah, untuk anak2 penelitian seperti saya, biasanya sampel yang kami buat hanya dalam jumlah sedikit (biaya menjadi pertimbangan, mas. hehe).
        jadi, Jika guard leg dibuka, dan wadah yang digunakan hanya berdiameter sekitar 5-6 cm dan tinggi sekitar 12-15 cm, apakah berpengaruh pada hasil pengukuran?? jika ia, apa yang harus dilakukan pada hasil pengukuran ?

      • Idealnya wadah yang digunakan untuk spindle standar adalah Low Form Beaker 600 ml. Wadah boleh lebih besar tetapi tidak boleh lebih kecil. Apabila menggunakan wadah lebih kecil akan berpengaruh terhadap hasil pengukuran, terutama untuk pengukuran Viskositas rendah / Speed tinggi. Apabila sample hanya sedikit Brookfield menyediakan aksesories : Small Sample Adaptor. Volume sample : 16 ml saja.

  8. aslm. Mas, mau tanya perbedaan nilai viskositas yg dihasilkan jika kita memakai viskometer brookfield sama viskometer kapiler, apa ada bedanya? Utk batas deteksi dan ketelitiannya lebih baik yg mana? Jika ingin mengukur dgn viskometer brookfield pd suhu konstan bgmn caranya yak?
    Makasih…

  9. Mau nanya mas, kalo ngukur viskositas gas apakah bisa dengan cara2 di atas atau ada cara lain?
    terima kasih pencerahannya

  10. Assalamu’alaikum
    Mas, saya mau tanya small sample adaptor itu apa ya? Jika saya ingin alat tersebut harus beli diluar rangkaian alat viskometer brookfield RVT ya? soalnya viskometer punya saya tidak ada small sample adaptornya, padahal saya ingin sekali pengukuran viskositas larutan hanya dengan menggunakan volume cairan dibawah 200 ml sekali pengukuran, tidak harus 500 ml.
    Terima Kasih

    • Small sample adaptor adalah accessories yang digunakan untuk sample yang jumlahnya sedikit, sekitar 16 ml. Hal ini sangat membantu pengguna viscometer yang memiliki sample dengan nilai ekonomi tinggi, misalnya : sample farmasi. Jika menginginkan accessories tersebut silahkan hubungi saya : Mugi Raharjo 0818-822488.

  11. maaf saya mau tanya rentan antar spindle itu dari brp sampai brp ya, misalnya spindel 1 dapat mengukur sampai brp pcs? yang lain-lainya juga berapa ya?

  12. Asslkm…maaf Mas numpang tanya..sebetulnya yang didahulukan pengukuran viskositas itu RPM nya atau Torque nya…mana yang harus menjadi patokannya? Trims..

  13. Howdy! This blog post couldn’t be written any better! Looking through this post reminds me of my previous roommate! He always kept talking about this. I will forward this information to him. Fairly certain he’s going to have a
    good read. Many thanks for sharing!

  14. Does your blog have a contact page? I’m having trouble locating it but, I’d like to send you an e-mail.
    I’ve got some creative ideas for your blog you might be interested in hearing. Either way, great blog and I look forward to seeing it improve over time.

  15. I think the admin of this web page is in fact working hard in favor of his web site, since here every stuff
    is quality based information.

  16. Hallo Pak, saya mau tanya mengenai prinsip kerja dari rotational viscometer, apa prinsipnya sama dengan pengukuran Viscometer Brookfield. Terima kasih sebelumnya.

    • Pak Johnson, ada banyak model Viscometer Brookfield tetapi kebanyakan menggunakan prinsip rotational spindle. Prinsip ini menggunakan sebuah batang berbentuk geometris disebut spindle yang dicelupkan kedalam sample. Spindle diputar oleh motor dan dihubungkan dengan sensor. Hasil gesekan antara spindle dengan cairan sample akan menghasilkan nilai seberapa kental sample yang kita ukur. Beberapa prinsip yang lain untuk pengukuran kekentalan adalah model : Falling Ball, Capillary Tube, Vibration, dll

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s